Thelivegen's Blog


ICEMA dan I-RADIO BANDUNG: “Kamus-i” di Score! Bandung

Posted in Uncategorized oleh thelivegen pada Juni 22, 2010

Jakarta, 7 Juni 2010 – Acara “pemanasan” yang digelar oleh Indonesia Cutting Edge Music Awards kali ini bertempat di kota dengan atmosfer musik cutting edge yang tinggi. Acara ini bertajuk “Kamus-i” yang merupakan kerja bareng antara ICEMA dan I-Radio Bandung yang bertempat di kawasan Ciwalk, dan tepatnya di dalam Score! Bandung pada 5 Juni 2010 kemarin.

Acara baru mulai jam 10 malam, penonton sudah mulai mengisi venue sejak jam 9 malam. Ada yang sudah datang sebelum Score! Bandung dibuka. Band pertama yang berlaga malam itu adalah SWEET PUNCH FOR KIDS (best newcomer 2010). Band cadas asal Jakarta ini membakar panggung ketika acara baru dimulai, dahsyat memang apa yang mereka lakukan. Penonton yang masih dingin mulai menggerak-gerakan telapak kakinya ketika lagu pertama sudah setengah jalan.

Walaupun sudah dibakar oleh band pertama, rasanya panggung belum porak-poranda. Penonton mulai maju satu persatu mendekati bibir panggung ketika ALONE AT LAST menghentak panggung dengan alunan yang sempat disebut oleh vokalisnya, emo. Kuartet asal Bandung ini berhasil membuat penonton bergerak tak beraturan dengan 3 lagu mereka yang dibawakan waktu itu.

ALONE AT LAST mengakhiri masa jaya musik hingar bingar di Score! Bandung malam itu. Karena band selanjutnya yang naik ke atas panggung adalah band kawakan asli Bandung dengan reputasinya yang mendunia, MOCCA, Storyteller pop itu sukses membawakan sekitar 5 lagu dengan sisipan cerita-cerita ringan Arina sang vokalis setiap jeda lagu. MOCCA tidak lupa membawakan lagu yang menjadi salah satu nominasi kategori favorit pop song, Lucky Me.

Usai mendengarkan kisah kasih MOCCA yang dikemas dengan sangat manis dengan berbagai macam beat. Lalu kemudian munculah sosok gimbal di atas panggung dengan gitar akustiknya. Mereka adalah RAY AND D’SKY, band yang pemeran utamanya Ray tersebut mengajak Ivan SLANK disemua lagu yang ditampilkan. RAY AND D’SKY sukses membius penonton dengan reggae yang santai dan juga lirik-liriknya yang mudah dicerna oleh nalar.

RAY AND D’SKY pun berlalu, penonton enggan beranjak dari venue. Mereka sadar bahwa band penutup acara ini adalah THE TREES AND THE WILD. Trio pendekar gitar asal Jakarta ini memainkan musik yang dingin namun dengan beat yang enak untuk menggoyangkan kepala. Mereka membawakan lagu-lagu dari album Rasuk yang merupakan nominasi dari kategori favorit album artwork. Lagu terakhir mereka yang berjudul Irish Girl bukanlah penutup acara tersebut karena penonton meminta encore kepada mereka. Akhirnya mereka membawakan Our Roots yang beraroma musik Sunda, cocok sekali dengan penonton Bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: